Penghormatan dan Apresiasi untuk Para Purna Bakti: Dedikasi Sejati dalam Dunia Pendidikan

Natuna, 1 Januari 2025 – Suasana haru dan penuh penghormatan menyelimuti dunia pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya bagi para pengawas sekolah yang memasuki masa purna bakti. Beberapa tokoh pendidikan, termasuk Pak Ramlan, Pak Nordin, dan Pak Hasmar Nasution, resmi mengakhiri pengabdian mereka sebagai abdi negara yang telah mendedikasikan hidupnya untuk dunia pendidikan.

Ucapan selamat dan doa pun mengalir dari berbagai rekan sejawat, baik dari pengawas sekolah, asesor, hingga para pendidik lainnya. Mereka memberikan apresiasi atas jasa besar para purna bakti dalam membangun dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Pak Sugeng dari Sekretariat BAP turut menyampaikan doa dan harapan terbaiknya kepada Pak Ramlan. “Selamat menikmati masa purnabakti, Pak Ramlan. Sehat selalu ya, Pak,” ujarnya dalam pesan singkatnya.

Tak hanya itu, Zulhajidan, S.Pd., M.M., yang juga merupakan Asesor BAN Kepri, turut menyampaikan rasa hormatnya. “Selamat memasuki masa purnabakti, semoga Pak Nordin sehat selalu dan bahagia bersama keluarga,” katanya.

Pak Hasmar Nasution, yang juga mengakhiri masa tugasnya sebagai Pengawas SMA, SMK, dan SLB Kabupaten Natuna, menyampaikan rasa terima kasih dan pamit kepada seluruh rekan-rekannya. “Terima kasih atas kerja sama selama ini dan mohon maaf lahir dan batin. Saya doakan semoga kita semua senantiasa diberikan kemuliaan, kesehatan, kesejahteraan, keberkahan, dan kebahagiaan selalu,” tuturnya dengan penuh kehangatan.

Penghormatan untuk para purna bakti juga datang dari berbagai rekan sejawat. Bahrun, Koordinator Was Sekolah Model Batam, memberikan penghargaan atas jasa mereka. “Semoga perjuangan dan pengabdian di dunia pendidikan ini menambah catatan amal kita semua,” ungkapnya.

Sementara itu, Pak Subandiah dari Dinas Pendidikan turut menyoroti bahwa meskipun para pengawas telah menyelesaikan tugasnya sebagai abdi negara, pengabdian sejati mereka tetap berlanjut di masyarakat. “Selamat menjalani pengabdian berikutnya, pengabdian yang sesungguhnya yaitu kepada masyarakat,” ujarnya.

Ucapan yang penuh harapan dan doa juga datang dari Dra. Lily Rosnawati, M.Pd., Asesor BAN Kepri. “Semoga sehat dan bahagia selalu bersama keluarga,” katanya dalam pesannya.

Tidak ketinggalan, Henri, seorang pengawas, mengungkapkan penghormatan dalam bentuk pantun yang indah. Salah satunya berbunyi:

Pergi ke sawah memetik padi,
Hasil panen membawa berkah.
Pak Ramlan, sosok yang rendah hati,
Jasa Bapak, abadi dalam langkah.

Ucapan selamat terus mengalir dari berbagai pihak yang mengenal ketiga tokoh pendidikan ini. Mereka diakui sebagai sosok yang berdedikasi, penuh teladan, serta memberikan inspirasi bagi banyak generasi guru dan pengawas sekolah.

Dengan berakhirnya masa tugas mereka, diharapkan para purna bakti tetap dapat berkarya di masyarakat dan terus memberikan kontribusi, meskipun dalam lingkup yang berbeda. Keberhasilan mereka dalam mendidik dan mengawasi jalannya pendidikan di Kepulauan Riau menjadi warisan berharga yang akan terus dikenang.

Selamat memasuki masa purnabakti, semoga kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan senantiasa menyertai para purna bakti dalam setiap langkah mereka ke depan.**

0 Komentar

Silahkan berkomentar dengan sopan. Trimakasi

Lebih baru Lebih lama