Perencanaan Program Sekolah Berbasis MBS.

 


PERENCANAAN PROGRAM SEKOLAH BERBASIS MBS

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep perencanaan sekolah berbasis MBS.
  • Menganalisis kondisi nyata sekolah.
  • Menyusun visi dan misi sekolah.
  • Menyusun tujuan sekolah jangka pendek, menengah, dan panjang.
  • Menyusun program kerja sekolah yang realistis dan terukur.

A. KEGIATAN PESERTA

1. Membaca Modul MBS

Tujuan

Memberikan pemahaman dasar tentang konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).

Hal yang Dipelajari

  • Pengertian MBS
  • Prinsip-prinsip MBS
  • Otonomi sekolah
  • Transparansi dan akuntabilitas
  • Perencanaan sekolah
  • Pengelolaan sumber daya sekolah

Hasil yang Diharapkan

Peserta mampu menjelaskan:

  • Konsep MBS
  • Tujuan penerapan MBS
  • Manfaat MBS bagi sekolah

2. Menonton Video Penjelasan Materi

Tujuan

Memperjelas pemahaman peserta mengenai materi yang ada dalam modul.

Materi yang Biasanya Dijelaskan

  • Penyusunan visi dan misi
  • Analisis kondisi sekolah
  • Penyusunan program kerja
  • Penyusunan RKJM
  • Penyusunan RKT

Manfaat

  • Peserta memperoleh contoh nyata.
  • Memudahkan memahami langkah-langkah penyusunan program sekolah.
  • Mengurangi kesalahan dalam penyusunan dokumen.

3. Mengidentifikasi Kondisi dan Kebutuhan Sekolah

Tahap ini merupakan langkah paling penting dalam penyusunan perencanaan sekolah.

Tujuan

Mengetahui kondisi nyata sekolah sebagai dasar penyusunan program.

Aspek yang Diidentifikasi

A. Peserta Didik

Contoh data yang dikumpulkan:

  • Jumlah siswa
  • Tingkat kehadiran
  • Prestasi siswa
  • Kasus putus sekolah
  • Kemampuan literasi dan numerasi

B. Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Contoh:

  • Jumlah guru
  • Kualifikasi pendidikan guru
  • Sertifikasi guru
  • Kebutuhan pelatihan

C. Sarana dan Prasarana

Contoh:

  • Ruang kelas
  • Laboratorium
  • Perpustakaan
  • Komputer
  • Internet

D. Pembiayaan

Contoh:

  • Dana BOS
  • Bantuan pemerintah daerah
  • Sumber dana lainnya

E. Lingkungan dan Masyarakat

Contoh:

  • Dukungan komite sekolah
  • Kondisi sosial ekonomi masyarakat
  • Kemitraan sekolah

Analisis SWOT

Strength (Kekuatan)

Contoh:

  • Guru berpengalaman.
  • Hubungan baik dengan orang tua.

Weakness (Kelemahan)

Contoh:

  • Kurangnya komputer.
  • Nilai numerasi masih rendah.

Opportunity (Peluang)

Contoh:

  • Dukungan pemerintah.
  • Kemitraan dengan dunia usaha.

Threat (Ancaman)

Contoh:

  • Persaingan sekolah lain.
  • Penurunan jumlah peserta didik.

4. Menyusun Draft Visi dan Misi Sekolah

Pengertian Visi

Visi adalah gambaran kondisi ideal sekolah yang ingin dicapai pada masa depan.

Contoh Visi

"Terwujudnya peserta didik yang beriman, berkarakter, berprestasi, dan berwawasan lingkungan."

Karakteristik Visi yang Baik

  • Singkat
  • Jelas
  • Inspiratif
  • Mudah dipahami
  • Berorientasi masa depan

Pengertian Misi

Misi adalah langkah-langkah strategis untuk mewujudkan visi.

Contoh Misi

  1. Menyelenggarakan pembelajaran berkualitas.
  2. Menumbuhkan budaya literasi dan numerasi.
  3. Mengembangkan karakter peserta didik.
  4. Meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan.
  5. Menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

5. Menyusun Tujuan Sekolah Jangka Pendek dan Menengah

Tujuan Jangka Pendek

Biasanya dicapai dalam waktu 1 tahun.

Contoh

  • Meningkatkan kehadiran siswa menjadi 98%.
  • Meningkatkan kemampuan literasi siswa.
  • Melaksanakan pelatihan guru.

Tujuan Jangka Menengah

Biasanya dicapai dalam waktu 4 tahun.

Contoh

  • Seluruh guru mampu menerapkan pembelajaran berdiferensiasi.
  • Meningkatkan capaian rapor pendidikan sekolah.
  • Melengkapi sarana laboratorium IPA.

Tujuan Jangka Panjang

Biasanya 5–10 tahun.

Contoh

  • Menjadi sekolah unggul tingkat kabupaten.
  • Menjadi sekolah rujukan dalam penguatan karakter.
  • Menjadi sekolah berbasis teknologi.

6. Diskusi dan Konsultasi dengan Fasilitator Melalui WA Group

Tujuan

Membantu peserta memperoleh masukan terhadap tugas yang disusun.

Bentuk Kegiatan

  • Tanya jawab
  • Diskusi kelompok
  • Konsultasi dokumen
  • Revisi tugas

Manfaat

  • Mengurangi kesalahan dalam penyusunan dokumen.
  • Meningkatkan kualitas hasil kerja.
  • Bertukar pengalaman antar peserta.

7. Mengunggah Hasil Tugas

Setelah seluruh kegiatan selesai, peserta mengunggah hasil tugas.

Dokumen yang Biasanya Diunggah

  • Analisis kondisi sekolah
  • Draft visi dan misi
  • Tujuan sekolah
  • Program kerja sekolah
  • RKJM
  • RKT

B. HASIL YANG DIHARAPKAN

1. Rancangan Visi dan Misi Sekolah

Fungsi

Sebagai arah dan pedoman seluruh program sekolah.

Contoh

Visi

"Terwujudnya peserta didik yang berkarakter, cerdas, berprestasi, dan berwawasan global."

Misi

  1. Menyelenggarakan pembelajaran berkualitas.
  2. Mengembangkan budaya literasi.
  3. Menanamkan nilai-nilai karakter.
  4. Mengembangkan kompetensi guru.

2. Program Tahunan Sekolah

Program yang akan dilaksanakan selama satu tahun.

Contoh

Bidang Kurikulum

  • Gerakan Literasi Sekolah
  • Kelas Numerasi

Bidang Kesiswaan

  • Pembinaan OSIS
  • Ekstrakurikuler

Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan

  • Workshop pembelajaran
  • Pelatihan penyusunan modul ajar

3. Program Jangka Menengah (RKJM)

Perencanaan sekolah untuk periode empat tahun.

Contoh Program RKJM

Tahun Pertama

  • Penguatan literasi

Tahun Kedua

  • Penguatan numerasi

Tahun Ketiga

  • Pengembangan teknologi pembelajaran

Tahun Keempat

  • Peningkatan prestasi akademik

4. Program Jangka Panjang

Program pengembangan sekolah 5–10 tahun ke depan.

Contoh

  • Menjadi sekolah unggul tingkat kabupaten.
  • Menjadi sekolah ramah anak.
  • Menjadi sekolah berbasis digital.
  • Menjadi sekolah berwawasan lingkungan.

Alur Singkat yang Harus Dipahami

Identifikasi Kondisi Sekolah → Analisis Kebutuhan → Menyusun Visi dan Misi → Menetapkan Tujuan → Menyusun Program Tahunan → Menyusun RKJM → Menyusun Program Jangka Panjang → Evaluasi dan Perbaikan Berkelanjutan.


0 Komentar

Silahkan berkomentar dengan sopan. Trimakasi

Lebih baru Lebih lama