Resmi! MPLS Ramah TK 2026 Hadir dengan Konsep Baru, Anak Belajar Bahagia Sejak Hari Pertama Sekolah
KABAR HANGAT – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan dokumen Rujukan Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 untuk Taman Kanak-Kanak. Panduan ini menjadi acuan bagi seluruh satuan pendidikan TK dalam menyelenggarakan masa pengenalan sekolah yang aman, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan anak. [1. Rujukan...mah TK (1) | PDF], [1. Rujukan...TK (1).pdf | PDF]
Berbeda dengan masa pengenalan sekolah pada masa lalu yang sering identik dengan kegiatan formal dan seremonial, MPLS Ramah 2026 mengedepankan pendekatan yang lebih humanis dan penuh kasih sayang. Sekolah didorong menjadi rumah kedua yang membuat anak merasa aman, nyaman, bahagia, dan percaya diri dalam menghadapi lingkungan baru. [1. Rujukan...mah TK (1) | PDF]
Kemendikdasmen menegaskan bahwa MPLS Ramah merupakan kegiatan awal bagi murid baru untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, teman, serta kebiasaan positif yang akan menjadi fondasi karakter anak di masa depan. Program ini juga bertujuan membantu anak beradaptasi secara sosial, emosional, dan intelektual sejak hari pertama masuk sekolah. [1. Rujukan...mah TK (1) | PDF], [1. Rujukan...TK (1).pdf | PDF]
Pelaksanaan MPLS Ramah berlangsung selama lima hari pada minggu pertama tahun ajaran baru. Selama kegiatan berlangsung, anak-anak tidak hanya dikenalkan pada ruang kelas dan fasilitas sekolah, tetapi juga diajak mengikuti berbagai aktivitas yang menyenangkan seperti permainan edukatif, eksplorasi lingkungan sekolah, senam bersama, makan sehat bergizi, hingga kegiatan refleksi harian. [1. Rujukan...TK (1).pdf | PDF]
Salah satu program unggulan dalam MPLS Ramah 2026 adalah penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Melalui program ini, anak-anak dibiasakan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur lebih awal. Kebiasaan sederhana tersebut diyakini dapat menjadi pondasi pembentukan karakter yang kuat sejak usia dini. [1. Rujukan...mah TK (1) | PDF], [1. Rujukan...TK (1).pdf | PDF]
Selain itu, terdapat pula program Pagi Ceria yang berisi Senam Anak Indonesia Hebat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama sebelum kegiatan belajar dimulai. Program ini dirancang untuk membangun suasana belajar yang positif sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air pada anak-anak. [1. Rujukan...mah TK (1) | PDF], [1. Rujukan...TK (1).pdf | PDF]
Menariknya, Kemendikdasmen juga mulai mengenalkan literasi digital sejak usia dini melalui materi Sopan dan Santun Bermedia Sosial. Anak-anak diajak memahami penggunaan gawai secara sehat, mengenal batas waktu layar (screen time), serta pentingnya pengawasan orang tua dalam aktivitas digital sehari-hari. [1. Rujukan...mah TK (1) | PDF]
Di sisi lain, pendidikan karakter tetap menjadi fokus utama. Melalui pembiasaan budaya Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun (5S) serta Gerakan Rukun Sama Teman, anak-anak diajak membangun hubungan yang harmonis, saling menghargai, peduli terhadap teman, dan mencegah munculnya perilaku perundungan sejak usia dini. [1. Rujukan...mah TK (1) | PDF], [1. Rujukan...TK (1).pdf | PDF]
MPLS Ramah juga mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan melalui program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Anak akan belajar mencuci tangan dengan benar, menjaga lingkungan sekolah tetap bersih, membuang sampah pada tempatnya, serta membangun kebiasaan hidup sehat yang dapat diterapkan di rumah maupun di sekolah. [1. Rujukan...mah TK (1) | PDF]
Tidak hanya itu, sekolah juga diminta melibatkan orang tua secara aktif. Sebelum MPLS dilaksanakan, sekolah wajib melakukan sosialisasi kepada orang tua mengenai tujuan kegiatan, jadwal pelaksanaan, aturan yang berlaku, hingga mekanisme pelaporan apabila terjadi pelanggaran selama kegiatan berlangsung. [1. Rujukan...mah TK (1) | PDF]
Kemendikdasmen juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan dan perkembangan anak melalui identifikasi massa tubuh, skrining sosial-emosional, deteksi dini kebutuhan perkembangan murid, serta pendaftaran Cek Kesehatan Gratis (CKG). Data tersebut nantinya digunakan untuk membantu sekolah memberikan layanan pendidikan yang lebih sesuai dengan kebutuhan setiap anak. [1. Rujukan...mah TK (1) | PDF], [1. Rujukan...TK (1).pdf | PDF]
Yang paling penting, pemerintah menegaskan sejumlah larangan dalam pelaksanaan MPLS Ramah. Sekolah tidak diperbolehkan melakukan perpeloncoan, kekerasan, pungutan biaya, penggunaan atribut yang tidak edukatif, aktivitas yang tidak relevan dengan tujuan MPLS, maupun melibatkan alumni sebagai penyelenggara kegiatan. Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat berujung pada penghentian kegiatan MPLS dan pemberian sanksi kepada panitia pelaksana. [1. Rujukan...mah TK (1) | PDF]
Dengan hadirnya MPLS Ramah 2026, pemerintah berharap masa pengenalan sekolah benar-benar menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi anak. Bukan sekadar memperkenalkan lingkungan baru, tetapi juga membangun karakter, rasa percaya diri, kebiasaan hidup sehat, serta kecintaan terhadap proses belajar sejak usia dini. [1. Rujukan...mah TK (1) | PDF], [1. Rujukan...TK (1).pdf | PDF]
Sumber: Rujukan Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 untuk Taman Kanak-Kanak, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. [1. Rujukan...mah TK (1) | PDF], [1. Rujukan...TK (1).pdf | PDF]
.png)
Post a Comment (0)