Webinar Literasi dan Bedah Buku "Untukmu Indonesia" di Kepulauan Riau

Kepulauan Riau, 21 Desember 2024 – Dalam upaya meningkatkan literasi dan semangat membaca, Bidang Literasi PP IGI menggelar Webinar Literasi bertajuk Neuro-Linguistics Programming untuk Literasi: Transformasi Kebiasaan Membaca jadi Lebih Menyenangkan. Acara ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom pada 19 Desember 2024 dan diikuti oleh berbagai kalangan dari dunia pendidikan.

Webinar ini menjadi ajang diskusi mengenai bagaimana metode Neuro-Linguistics Programming (NLP) dapat diterapkan dalam dunia literasi untuk menciptakan pengalaman membaca yang lebih menarik. Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah, termasuk para guru yang telah lulus UKKJ jabatan guru (UJIKOM), menunjukkan tingginya antusiasme terhadap peningkatan literasi di kalangan pendidik.

Namun, tak lama setelah informasi mengenai webinar ini disebarluaskan, panitia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bersifat eksklusif dan hanya diperuntukkan bagi undangan dari beberapa komunitas belajar (kombel). Hal ini sempat menimbulkan kebingungan di kalangan calon peserta yang sebelumnya ingin ikut serta dalam acara tersebut.

Selain webinar literasi, rangkaian kegiatan literasi di Kepulauan Riau juga dimeriahkan dengan agenda Diskusi dan Bedah Buku berjudul "Untukmu Indonesia: Memelihara Harapan, Menguatkan Kemauan, Menggerakkan Perubahan" karya Bapak Iwan Syahril. Acara ini digelar pada Sabtu, 21 Desember 2024, di Four Points by Sheraton, Batam, dan mengundang para penggerak pendidikan di wilayah Kepulauan Riau.

Panitia mengumumkan bahwa pendaftaran untuk acara ini dibuka secara terbatas dengan kuota maksimal 100 peserta. Hingga sehari sebelum pelaksanaan, jumlah pendaftar baru mencapai sekitar 30 orang. Hal ini membuka kesempatan bagi peserta lain untuk segera mendaftarkan diri sebelum kuota terpenuhi.

Menjelang pelaksanaan, panitia memberikan informasi bahwa lokasi kegiatan berada di lantai 2, ruang Amarilis 1-2, dan registrasi dimulai pukul 15.00 WIB sebelum acara resmi dimulai pukul 16.00 WIB. Beberapa peserta yang telah mendaftar juga telah mendapatkan pesan konfirmasi dari panitia, memastikan kehadiran mereka dalam kegiatan tersebut.

Antusiasme peserta dalam mengikuti acara ini terlihat dari berbagai komunikasi yang terjadi di grup diskusi. Para peserta membahas mengenai persiapan acara, termasuk dress code yang direkomendasikan, yaitu nuansa earth tone, serta berbagai keperluan teknis lainnya. Selain itu, panitia juga menyarankan peserta untuk membawa botol air minum masing-masing guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Pada hari pelaksanaan, peserta mulai berdatangan ke lokasi acara sejak pukul 15.00 WIB. Proses registrasi berlangsung lancar dengan panitia yang sigap dalam menyambut dan mengarahkan peserta ke tempat duduk mereka. Dalam suasana yang penuh semangat, para peserta terlihat antusias dalam menyambut sesi bedah buku yang akan segera dimulai.

Acara ini turut dimeriahkan dengan kehadiran penulis buku, Bapak Iwan Syahril, yang berbagi pandangannya mengenai pentingnya pendidikan dan literasi dalam membangun bangsa. Dalam sesi diskusi, beliau menekankan pentingnya menjaga semangat gotong-royong dalam dunia pendidikan untuk terus melahirkan generasi yang cerdas dan berkarakter.

Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui platform YouTube, sehingga memungkinkan para pendidik dan pecinta literasi yang tidak dapat hadir secara fisik tetap dapat mengikuti jalannya acara. Beberapa peserta yang tidak bisa hadir di lokasi turut berpartisipasi dengan memberikan komentar dan pertanyaan melalui kolom live chat di YouTube.

Selain itu, dokumentasi acara juga dibagikan melalui berbagai media sosial, termasuk Instagram, yang memperlihatkan momen-momen berharga selama diskusi berlangsung. Foto dan video yang dibagikan menggambarkan betapa hangatnya suasana kebersamaan dalam kegiatan ini.

Sehari setelah acara berlangsung, berbagai apresiasi mengalir dari peserta yang merasa mendapatkan wawasan baru dan motivasi lebih untuk terus mengembangkan kebiasaan membaca serta menularkan semangat literasi kepada lingkungan sekitar. Banyak peserta yang berharap kegiatan seperti ini dapat terus diadakan secara berkala.

Kesuksesan acara ini menunjukkan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga tentang bagaimana membangun pemikiran kritis, wawasan yang luas, serta semangat untuk berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dengan adanya kegiatan seperti Webinar Literasi dan Diskusi Bedah Buku, diharapkan semakin banyak individu yang terinspirasi untuk terus meningkatkan budaya membaca, menulis, dan berbagi ilmu demi kemajuan pendidikan di Indonesia.

0 Komentar

Silahkan berkomentar dengan sopan. Trimakasi

Lebih baru Lebih lama