Batam, 1 Januari 2025 – Tahun baru telah tiba, dan umat Kristen di berbagai wilayah menyambutnya dengan penuh syukur dan semangat baru. Dalam berbagai pesan yang disampaikan oleh tokoh rohani, tahun 2025 diharapkan menjadi tahun penuh berkah dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah Tuhan.
Dalam sebuah pesan yang disampaikan oleh St. Borbor Hehe Tua Pasaribu dan Pdt. Rouli Aritonang, firman Tuhan mengingatkan tentang pentingnya kesetiaan dan tanggung jawab dalam hidup. “Di hadapan Tuhan, manusia yang sangat berharga adalah mereka yang mau menjalankan amanah dan tanggung jawabnya,” ujar mereka dalam pesan renungan awal tahun.
Mereka menekankan bahwa bukan besar kecilnya tanggung jawab yang menjadi tolok ukur, melainkan sejauh mana seseorang mampu mempertanggungjawabkan amanah yang diberikan kepadanya. Setiap individu memiliki talenta masing-masing, dan sebagai orang percaya, talenta tersebut harus dipergunakan untuk menjadi perpanjangan tangan kasih Allah bagi sesama.
Firman Tuhan dalam Matius 25:24-38 menjadi landasan bagi refleksi awal tahun ini. Ayat-ayat tersebut berbicara mengenai hamba yang setia dan hamba yang lalai dalam mengelola talenta yang diberikan Tuhan. Sebagai umat yang percaya, kesetiaan dalam menjalankan panggilan hidup menjadi kunci dalam memasuki tahun yang baru.
Guru agama di SMPN 54 Batam, My Ramot Sitanggang, juga mengajak umat untuk memulai tahun ini dengan ibadah dan pengabdian kepada Tuhan. “Tuhan mau kita menjadi berkat bagi orang lain. Mari kita awali tahun dengan beribadah kepada-Nya. Tahun ini, Tuhan menambahkan hikmat bagi kita untuk mengajar dan mendidik siswa dalam era yang semakin canggih ini,” katanya.
Ucapan selamat tahun baru juga mengalir dari berbagai kalangan, baik dari individu maupun keluarga. Salah satunya datang dari keluarga Adi Sianturi dan Efvi Br. Aritonang di Batam, yang berharap tahun ini penuh dengan kasih, damai, dan momen indah bersama keluarga dan sahabat.
Tak hanya itu, pesan inspiratif juga disampaikan oleh Roy Kharneyzi, yang mengungkapkan permohonan maaf lahir dan batin di awal tahun baru ini. “Mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya, mengingatkan pentingnya memulai tahun baru dengan hati yang bersih dan penuh kasih.
Dalam pesan lainnya, Raja Mam Nanguda mengajak jemaat untuk terus membaca Alkitab setiap hari. Ia menyampaikan bahwa lanjutan bacaan harian pada tanggal 1 Januari 2025 adalah 2 Korintus 6. Ia mengajak umat untuk tetap tekun dalam membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap harinya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Momen awal tahun ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri, mengevaluasi perjalanan hidup di tahun sebelumnya, dan mempersiapkan diri dengan resolusi baru yang lebih baik. Berbagai pesan yang beredar di media sosial dan grup komunitas rohani semakin menguatkan semangat kebersamaan dalam iman.
Dalam suasana yang penuh harapan ini, umat diajak untuk menjalani tahun 2025 dengan semangat berkarya dalam kasih dan berusaha meraih berkat Tuhan. Kehadiran Tuhan dalam setiap langkah kehidupan menjadi pilar utama dalam menjalani tahun yang baru.
Sebagai penutup, St. Borbor Hehe Tua Pasaribu dan Pdt. Rouli Aritonang memberikan doa dan harapan bagi semua orang. “Semoga berkat Tuhan dan penyertaan-Nya senantiasa ada bagi kita dalam menjalani tahun 2025 ini. Haleleya, Immanuel, Amen.”
Dengan semangat kekeluargaan dan penuh rasa syukur, umat Kristen di berbagai daerah siap menapaki perjalanan baru di tahun 2025. Semoga tahun ini menjadi tahun yang penuh sukacita, kedamaian, dan pertumbuhan rohani bagi semua orang.
Selamat Tahun Baru 2025!
Post a Comment (0)