Batam - Sebuah layanan pajak keliling kembali hadir untuk membantu masyarakat dalam mengurus pajak kendaraan dan properti mereka. Bus Interaksi Pajak (SIBIJAK) kali ini memberikan berbagai layanan, seperti pelayanan pajak terutang, mutasi, balik nama kendaraan, hingga pengecekan e-SPT. Masyarakat Batam yang membutuhkan layanan ini dapat mendatangi Kantor Kelurahan Belian, di mana bus SIBIJAK akan stand by hingga 20 Desember 2024, dengan jam operasional pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.
Dalam pengumuman yang disampaikan oleh pihak kelurahan, seluruh warga diimbau untuk memanfaatkan layanan ini sebaik mungkin. Ketua RT dan RW setempat juga diminta untuk menyebarkan informasi ini kepada warga agar tidak ada yang ketinggalan dalam mengurus pajak mereka.
Namun, di tengah informasi mengenai layanan pajak tersebut, sebuah peristiwa tragis terjadi. Sebuah pembunuhan dilaporkan terjadi, diduga akibat seseorang dikeluarkan dari sebuah grup WhatsApp. Awalnya, banyak yang mengira hal ini hanya candaan, tetapi kenyataan berkata lain. Insiden ini menggugah kesadaran akan pentingnya etika dalam mengelola grup media sosial dan mengambil keputusan yang melibatkan anggota komunitas.
Peristiwa ini menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan. Banyak pihak yang mengingatkan agar admin grup WhatsApp lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan untuk mengeluarkan anggota. Kejadian ini dianggap sebagai refleksi dari dekadensi moral yang mulai mengkhawatirkan di era digital.
Di sisi lain, komunitas Batam juga dihebohkan dengan temuan jenazah tanpa identitas di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam. Jenazah tersebut diduga merupakan korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Batu Ampar pada malam sebelumnya. Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera datang dan menghubungi petugas kamar jenazah guna identifikasi lebih lanjut.
Selain itu, suasana di Batam juga dipenuhi dengan berbagai agenda sosial. Salah satunya adalah dukungan penuh dari Dekopin Batam terhadap terpilihnya Nurdin Halid sebagai Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) untuk periode 2024-2029. Berbagai komunitas koperasi di Batam menyampaikan harapan agar kepemimpinan Nurdin Halid mampu membawa koperasi Indonesia ke arah yang lebih baik.
Tidak hanya itu, warga Batam juga mendapat informasi mengenai peringatan terkait konsumsi buah durian. Beredar daftar makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan durian, seperti tape singkong, bawang putih, kopi, hingga minuman bersoda, karena dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan.
Di tengah berbagai peristiwa tersebut, masyarakat Batam tetap menunjukkan solidaritas yang tinggi. Salah satunya adalah saat seorang warga kehilangan kucing peliharaannya. Berkat koordinasi cepat di grup WhatsApp komunitas, kucing tersebut berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada pemiliknya.
Pada kesempatan lain, sebuah undangan Open House Natal juga tersebar di komunitas Batam. Keluarga Ir. Fandy Iood Siregar mengundang masyarakat untuk merayakan Natal bersama di rumah mereka di Perum City Garden Cluster Tulip 1 pada tanggal 25 Desember 2024. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan antarwarga dalam merayakan hari besar keagamaan.
Sementara itu, warga Alam Raya Batam juga diundang untuk menghadiri acara syukuran khitan seorang anak bernama Gilang Ramadhan. Acara ini diadakan pada tanggal 28 Desember 2024 di Alam Raya 2 sebagai bentuk rasa syukur atas terlaksananya prosesi khitan.
Di bidang sosial ekonomi, warga Batam juga turut mendukung usaha lokal dengan mempromosikan produk pertanian. Salah satu warga menawarkan jagung hasil panen yang bisa dibeli langsung oleh masyarakat.
Berbagai peristiwa ini menggambarkan dinamika kehidupan di Batam yang diwarnai dengan kegiatan sosial, layanan publik, hingga kejadian tragis. Masyarakat diharapkan tetap menjaga etika dalam bersosialisasi, baik di dunia nyata maupun dunia digital, serta memanfaatkan layanan yang disediakan oleh pemerintah untuk kemudahan dalam administrasi kependudukan dan pajak.
Post a Comment (0)